Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nihil Rendah Hati

MANUSIA-indah senantiasa tebar buah.(us/dok)
"RAMAH-dengan orang lain, tapi jutek dengan sekelilingnya". Bagaimana bila kita menemui orang seperti itu? 

Sahabat santun, bila kita menemui orang seperti penggambaran di atas, ia seakan membeda-bedakan bagaimana bersikap. Ia menganggap orang lain di sekelilingnya itu ‘biasa’. Mungkin karena seringnya bertemu, tahu segalanya ihwal kepribadiannya, hingga serasa tidak adil memperlakukan sekelilingnya.

Orang yang seperti itu kayaknya tidak sadar, bila ia juga manusia sama dengan lainnya. Mentang-mentang memiliki jabatan, memiliki kedekatan, hanya saja ‘salah’ menempatkan apa yang diamanahkan dengan berperilaku jutek kepada sekelilingnya. 

Orang yang berperangai seperti itu perlu mengaca, ia bisa begitu karena kehadiran orang lain. Apalagi menurut Rizal Badudu, seorang konsultan yang piawai memberikan berbagai pelatihan dalam bidang peningkatan kualitas pelayanan pelanggan dan pengembangan karakter di keluarga, sekolah, dan perusahan, menamakan dengan orang yang tak memiliki sifat kerendahan hati (humility). 

Adapun kerendahan hati menurut Badudu, adalah mengakui bahwa seluruh keberadaan, kemampuan dan pencapaian adalah karena pemberian atau dukungan dari orang lain. Baca buku beliau yang berjudul Character Excellence 2 (2019:228).

Akhirnya, inilah ciri orang yang tidak amanah baik terhadap dirinya apalagi jabatannya. Ia juga tidak pernah menyadari semakin berumur harusnya makin merunduk (baca: sebagaimana padi yang berisi). Akan tetapi, ia sebaliknya, semakin berumur malah ‘tegak’ kesombongannya melekat menjadi penanda dirinya. Semoga Allah Swt hindarkan kita dari sifat tersebut. Amin

by.santun (01

4 komentar untuk "Nihil Rendah Hati"

Berlangganan via Email