Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HLH: Jangan Hanya Diperingati

BERSEPEDA-bisa menjadi bagian dari ikut merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day (WED) yang jatuh setiap tanggal 5 Juni.

Kebetulan sekali, Jumat, 5 Juni 2020 ini adalah Hari Lingkungan Hidup (HLH). Tentu bentuk peringatan akan pentingnya menjaga lingkungan haruslah konkrit. Sebagai misal bersepeda atau jalan kaki kala ke kantor bagi yang dekat dengan rumah. Terlebih, masa pandemi Covid-19 ini stamina kesehatan juga harus dijaga agar kebugaran badan terasa. Maka berolahraga adalah sarana efektif sekaligus upaya menyingkap kebosanan selama stay at home.

Bentuk peringatan lainnya, saya melihat pada medsos juga banyak bertebaran update status yang menunjukkan hari ini sebagai HLH. Hal itu sah dilakukan sebagai bentuk informasi, kampanye bahwa peringatan HLH perlu diketahui bersama. Apalagi, tingkat perusakan terhadap lingkungan luar biasa.

Contoh kecil saja, masih banyak orang membuang sampah di selokan/got depan rumah selesai menyapu di pagi atau sore hari. Bila hal ini dilakukan, yang kena getahnya adalah penghuni rumah yang terakhir dari jalan air yang rendah. Alhasil, banjir akibat aliran air yang tersumpal oleh sampah akanlah terjadi. Tentu, bila tidak dari kita, lalu siapa yang ikut menjaga terciptanya hidup harmoni dengan alam?

Labih konkrit lagi, HLH kala Covid-19 ini bisa kita peringati dengan bercocok tanam di kebun samping rumah kita. Hal itu bisa diteruskan pada lembaga pendidikan dan lingkungan masyarakat.

Jikalau tidak memiliki ruang kebun yang cukup, dengan menanam menggunakan media tanam polybag, atau yang terbaru planbag dan lainnya adalah jalan agar implementasi peringatan HLH tidak sebatas peringatan, wacana, melainkan sudah berbentuk kesadaran kita untuk cinta tanam menanam.

Tentang Penulis:
Usman Roin adalah penulis buku 50 Status Inspiratif (Semarang: YAPAPB Semarang, 2020), Menjadi Guru: Sehimpun Catatan Guru Menulis (Kendal: Pelataran Sastra Kaliwungu, 2019), Langkah Itu Kehidupan (Yogyakarta: Semesta Hikmah, 2013).


Posting Komentar untuk "HLH: Jangan Hanya Diperingati "

Berlangganan via Email