Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Pelatihan untuk Belajar Menulis

PELATIHAN-menulis bagi yang membutuhkan (guru, dosen, dan siapa saja) patut diikuti. Hanya saja calon peserta perlu selektif memilih sarana menulis lewat pelatihan. Apalagi pelatihan yang berbayar. Karena jangan sampai hanya berkutat pada teori tanpa praktek. Justru pelatihan menulis yang baik bagi penulis, ketika sisi teoritis disampaikan sisi praktek juga aplikasikan. Akan lebih afdol bila sertai dengan hasil “artikel tayang beneran”.  

Hadirnya sarana pelatihan jika hanya dua komponen yang diberikan, memang dari sisi komunikasi cukup. Hanya saja, akan ada kebingunan baru peserta pasca pelatihan yakni, apakah tulisan yang dihasilkan dimuat atau tidak?


Terlebih keresahan penulis pemula ini bila tidak ada media yang lunak terhadap keperfekkan tulisan artikel, tentu tidak akan berbuah bertupa terbitnya di media. Hanya sampai pada pelatihan yang tanpa hasil. Sehingga inilah gunanya ada media yang memberi ruang pemuatan. Sehingga hasil pemuatan (baik cetak meupun online) adalah “buah” yang nyata dirasakan. Walau secara ideal, tulisannya bisa dimaklumi. Karena yang dipentingkan bukanlah itu, melainkan sisi membangun kebiasaan menulis di tengah iklim menulis yang belum membudaya itulah goal-nya.


Menjadi terbiasa menulis tentu menjadi cita-cita semua orang. Tak terkecuali guru. Apalagi guru adalah gudangnya ilmu. Bila tidak dibagikan tentu buahnya tidak terasa. Maka agar buahnya bisa terasa, “berbagi” lewat tulisan adalah hal ideal. Dari praktek mengajar yang menjadi best praktis, tentu menjadi tidak begitu dibutuhkan oleh yang terdekat. Justru yang jauh sangat membutuhkan hal itu. 


Jika lewat tulisan, maka semua orang “guru” bisa membaca, menimbulkan motivasi, untuk kemudian dimodifikasi sebagaimana konteks lembaganya. Sisi yang lain, best praktis tersebut bila hanya disimpan tentu akan sangat mubazir. Akan sangat bagus bila ditulis dan kemudian dipublikasikan. Oleh karena itu, agar mudah publikasinya, tentu media yang memfasilitasi harus ada. Sehingga membuat karya tulis ilmiah populer, itu ber-image mudah dan tidak sulit. Sehingga motivasi untuk menulis yang baru awal tumbuh menjadi dasar untuk proses penguatan secara mental. Alhasil, menulis tidak menjadi masalah personal yang dirasa sulit untuk merealisasikannya. 


Jika menulis sudah tumbuh, tahapan berikutnya adalah meningkatkan pada tahap pembiasaan. Disinilah PR besar kita sebagai penyelenggara pelatihan kepenulisan pada umumnya. Sebab “kita” hanya menulis manakala ada tuntutan dan belum mencapai pada pembiasaan.


Tentu untuk menumbuhkan pondasi menulis agar kemudian menjadi kebiasaan, pelatihan adalah cara yang efektif.Karena itu adalah bukti bahwa ruang menulis yang diberikan “pemilik media” menjadi wadah baru kepada masyarakat awam bahwa dunai tulis menulis itu mudah. 


Yang justru sulit adalah apabila menulis sekedar cita-cita belaka. Jika demikian adanya, selama itu juga kepenulisan hanya akan menjadi momok yang menakutkan karena ia harus menyita bagian dari otak untuk berpikir. Apalagi bila menyulap sesaat dari yang tidak punya greget menulis, ditumbuhkan menjadi penulis pemula idealnya harus melewati waktu yang lama. Tempaannya pun bukan mudah, melainkan berjuang, berjuang dan berjuang hingga kemudian berhasil. Namun apa dikata, menulis menjadi momok yang menakutkan. Terlebih bagi media yang kolot tak mau sedikit memberi ruang kreatif para pemula untuk belajar menulis.


Jadi, ikutilah pelatihan menulis yang ada jaminannya hingga tayang. Karena hal itu adalah bagian dari usaha menumbuhkan motivasi menulis yang belum terbentuk secara masif menjadi karakter. Jika mental menulis secara masif sudah terbentuk, maka syarat ideal “kuantitas” tulisan baru bisa diterapkan. Selama itu belum, maka hanya media yang mau lunak “dengan kelonggaran” kuantitas secara tulisanlah yang akan diminati. Karena ia sangat pandai mendekat disaat yang tepat.


Oleh: Usman Roin 
Kolumnis di berbagai Media Cetak dan Online serta Trainer Menulis

Posting Komentar untuk "Manfaat Pelatihan untuk Belajar Menulis"

Berlangganan via Email