Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Kunci Menulis adalah Pemanfaatan Waktu

MELIHAT-respon pembaca atas karya tulis yang telah terpublikasi, bagi penulis berkesan sekali. Walau hanya penulis publikasikan di web pribadi http://www.gurunulis.com, namun banyak yang ingin bisa menulis. Respon ini bagi penulis adalah sebuah keinginan baru  “pembaca” agar bisa menulis sebagaimana yang penulis lakukan.
Guna menjawab keinginan pembaca agar juga bisa menulis, yang dibutuhkan adalah mencoba menulis walau ditengah tanggung jawab pekerjaan yang diembah. Artinya, jika ada waktu senggang kala usai melakukan pekerjaan, maka disitulah waktunya menulis. Sehingga, waktu senggang tak begitu saja dibiarkan. Melainkan digunakan untuk menuliskan apa saja yang menjadi ide sebagai buah pikiran kita.
Menulis pada dasarnya bisa langsung diselesaikan secara langsung atau bertahap. Jika dilakukan dengan sekaligus selesai, ini artinya kita sudah murni konsen menjadi penulis. Artinya betul-betul menyediakan waktu menulis sehingga ide pikiran tulisan bisa diselesaikan saat itu juga.
Adapaun…

Penulis Sejati itu Terbiasa Menulis

WEBSITE-blog, dan medsos hari ini sungguh luar biasa untuk mempopulerkan seseorang. Tinggal PR kita mau apa tidak untuk mengoptimalkan penggunaannya, melengkapi skill yang kita miliki. Teknologi, informasi dan komunikasi hari ini akan sangat berguna bagi siapa saja yang cakap dan kreatif mengoperasionalkan. Ia bagaikan media kreatif yang hanya iseng pun seseorang membuat konten bisa terkenal. Hal itu sebab berani atau tidak mempublis hingga kemudian menuai pujian atau kritik  dari warganet.
Termasuk mempopulerkan diri melalui medsos dari tulisan yang kita buat adalah bagian dari cara kreatif. Ditengah iklim menulis yang belum membudaya, kiranya tepat bagi para penulis tetap melakukan aktivitas menulis dari gawai yang dimiliki. Terlebih, penggunaan gawai hari ini sudah menyasar anak-anak “sebagai solusi cerdas” mendiamkannya kala orang tua beraktifitas demi mencari kebutuhan sehari-hari.
Menulis hari ini kiranya tidak perlu takut tayang atau tidak di media. Itu bagi siapa saja yang ruh m…

Agar Produktif Menulis

MENULIS-memang penuh lika-liku emosi. Kadang ia menunjukkan capaikan yang luar biasa, namun pada suatu saat akan surut sebagaimana air laut. Apalagi bila sematan “penulis” sudah ada, tentu produktifitas menulis harus dijaga. Usahanya adalah dengan cara menulis, menulis dan menulis.
Menulis “walau dari dini” orang belajar, namun belum dijadikan sebagai kebiasaan (habit). Apalagi program literasi juga baru digemborkan. Tentu sumber untuk menghasilkan tulisan akan jauh dari panggang. Ibaratnya menulis belum menjadi kebiasaan sebagaimana kebutuhan pokok seperti makan, minum dsb. Alhasil, karya tulis akan minim dihasilkan oleh insan manapun.
Hal itu belum ditambah pengaruhi gaya hidup milenial sekarang ini. Dimana instan menjadi pemandangan keseharian. Alhasil lahirlah generasi “micin” yang hanya pintar merasakan tanpa tahu bagaimana berproses, mengasah potensi, hingga berjuang memerangi kemalasan dirinya sendiri. Boro-boro melahirkan karya, mengendalikan diri saja untuk berbuat positif tak…