Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

“Gadget” Ujian Orang Tua Zaman Now

GADGET-sebagai revolusi modernisme hari ini memang tidak lepas dari kehidupan manusia. Ia menyasar siapa saja, tidak cukup orang tua, kaum muda, laki-laki dan perempuan, melainkan sudah juga melekat pada dunia anak zaman now. 

Alasan utama gadget kenapa perlu dimiliki agar bisa kekinian, yakni mengikuti trend perkembangan zaman yang mau tidak mau harus diikuti. Namun, alangkah agak miris bila gadget yang hari ini sudah dimiliki oleh anak. Selain untuk meredam agak mereka tidak hiperaktif, juga memudahkan sekali orang tua (utamanya Ibu) dalam mengasuhnya. 

Hanya saja patut untuk direnungkan bahwa gadget yang dimiliki anak ternyata bila tidak diarahkan dengan bijak hanya akan membuat mereka malas untuk melakukan sesuatu. Lebih asyik berselancar dan dekat dengan gadget dari pada dengan orang lain bahkan orang tuanya sendiri. Jika ini dibiarkan, tentu masa depan anak akan terancam karena secara sosiali hanya berkutat dengan gadget yang hakekatnya benda mati, bukan bertaut dengan nilai-nilai kehidupan sesama manusia sebagai basis nilai humanisme dan local wisdom secara komprehensif. 

Bisa dibayangkan pula, bahwa lunturnya sosialisasi sosial, lalu budaya bermain anak-anak yang konvensional, hari ini seakan-akan langka kita temukan. Padahal, hubungan sosial dalam bentuk permainan anak-anak secara konvensional, justru akan mempererat hubungan kemanusiaan yang seakan-akan mau tergantikan dengan teknologi. Sehingga rasa kemanusiaannya luntur secara pedagogik karena lebih memilih untuk bercengkrama dengan gadget. 

Fakta tersebut memang patut menjadi renungan bersama, agar jangan sampai pertumbuhan anak-anak menjadi terganggu oleh sebab gadget yang dimiliki. Jangan pula anak tidak mengenal gadget, melainkan mempola agar gadget menjadi bagian yang bukan utama dalam segala hal. Baik sebagai mesin pencari, hiburan (game), hingga pelengkap modernism zaman.  

Akhirnya, meletakkan gadget sebagai alat bantu itulah yang perlu dilakukan orang tua zaman now. Bukan alat yang bisa menggantikan cara mengasuh anak hingga kemudian potret perkembangannya menjadi generasi instan dan bukan berdasar pada nilai humanis tetapi justru akan menumbuhkan intoleran kepada sesama.

Oleh: Usman Roin
Penulis adalah Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama  (Pergunu) Jawa Tengah

Posting Komentar untuk "“Gadget” Ujian Orang Tua Zaman Now"

Berlangganan via Email